tipe aplikasi layer

Interface yang berfungsi sebagai penghubung antara user dan komputer :

I.TELNET

A.pengertian:

Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksi Internet atau Local Area Network. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.

B.sejarah telnet
Telnet adalah sebuah protokol client-server , berdasarkan diandalkan connection-oriented transportasi. Typically this protocol is used to establish a connection to Transmission Control Protocol (TCP) port number 23, where a Telnet server application (telnetd) is listening. Biasanya protokol ini digunakan untuk membuat sambungan ke Transmission Control Protocol (TCP) nomor port 23, di mana aplikasi Telnet server (telnetd) adalah mendengarkan. Telnet, however, predates TCP/IP and was originally run over Network Control Program (NCP) protocols. Telnet, Namun, ada sebelum TCP / IP dan awalnya tergilas Jaringan Control Program (NCP) protokol.

Sebelum 5 Maret 1973, Telnet adalah protokol ad-hoc tanpa definisi resmi. [1] Pada dasarnya, dulu saluran 8-bit untuk pertukaran data 7-bit ASCII. Sebelum 5 Maret 1973, protokol Telnet adalah ad-hoc Tanpa definisi Resmi. [1] asithi dasarnya, data ITU berlangganan My digunakan untuk Artikel kanal 8-bit bertukar 7-bit ASCII. Setiap byte dengan bit set tinggi Telnet karakter khusus. terkait masih berlangsung byte bit Artikel Baru menetapkan Tinggi Telnet Karakter Khusus. Pada tanggal 5 Maret, 1973, sebuah standar protokol Telnet didefinisikan di UCLA [2] dengan penerbitan dua dokumen NIC: Telnet Protocol Specification, NIC # 15372, dan Spesifikasi Opsi Telnet, NIC # 15.373. Asithi tanggal 5 Maret 1973,, berlangganan My standar protokol Telnet didefinisikan Di UCLA [2] Artikel Baru Amortisasi doa dokumen NIC: Telnet Protocol Specification, NIC # 15.372 dan Jaksa OPSI Spesifikasi Telnet, NIC # 15,373.
Karena “arsitektur protokol pilihan negotiable, banyak ekstensi dibuat untuk itu, beberapa di antaranya telah diadopsi sebagai standar Internet, dokumen IETF STD STD 27 sampai 32. KARENA “Arsitektur protokol dinegosiasikan” pilihan Banyak, ekstensi Dibuat untuk Artikel ITU, beberapa Di antaranya telah diadopsi sebagai standar Internet, dokumen IETF STD STD 27 sampai 32. Beberapa ekstensi telah diterapkan secara luas dan lain-lain diusulkan standar pada jalur standar IETF (lihat di bawah). Beberapa ekstensi telah diterapkan secara Luas Dan berbaring-lain diusulkan standar PADA berlipat standar IETF

II.FTP(File Transfer Protocol)

A.Pengertian
Protokol transfer berkas (Bahasa inggris: File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.

B.karakteristik


FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.
FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk (1) membuat sebuah koneksi antara klien dan server, (2) untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga (3) mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.
FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.


III.DNS (Domain Name System)

A.pengertian

Penggunaan nama sebagai pengabstraksi alamat mesin di sebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkan TCP/IP dan kembali ke zaman ARPAnet. Dahulu, setiap komputer di jaringan komputer menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR Internasional), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama. Sebagian besar sistem operasi modern menggunakannya baik secara baku maupun melalui konfigurasi. Sisstem dapat melihat host file untuk menyamakan sebuah nama host menjadi sebuah alamat IP sebelum melakukan pencarian via DNS. Namun, sistem tersebut memiliki beberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat. Setiap saat sebuah alamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengan komputer tersebut harus melakukan update terhadap file Hosts.
Dengan berkembangnya jaringan komputer, maka dibutuhkan sistem yang bisa dikembangkan, yaitu sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, sedangkan host lain akan mempelajari perubahan tersebut secara dinamis. Sistem inilaomain Name System).

B.perkenalan
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP adress
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon, dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.

C.struktur :
1. Domain Name Space merupakan sebuah hirarki pengelompokan domain berdasarkan nama, yang terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya: Root-Level Domains. Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).
contohnya:
-com : Organisasi Komersial
-edu : Institusi pendidikan atau universitas
-org : Organisasi non-profit
-net : Networks (backbone Internet)
-gov : Organisasi pemerintah non militer
-mil : Organisasi pemerintah militer
-num : No telpon
-arpa : Reverse DNS
-xx : dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)

Top-level domains dapat berisi second-level domains dan hosts.

2. Second-Level Domains
Second-level domains dapat berisi host dan domain lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh: Domain Pecinta Wanita, pecintawanita.com terdapat komputer (host) seperti server1.pecintawanita.com dan subdomain training.pecintawanita.com. Subdomain training.pecintawanita.com juga terdapat komputer (host) seperti client1.training.pecintawanita.com.
3. Host Names
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.

D.keunggulan DNS
1. Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
2. Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
3. Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di
Intranet.


IV.SMTP(Simple Mail Transfer Protocol)

A.pengertian
SMTP ialah sebuah protokol yang bekerja pada port 25. Dimana pada port ini digunakan untuk mengirim email dengan aplikasi yang dinamakan MTA (Mail Transfer Agent). MTA ini berupa program email misalnya: sendmail, qmail atau postfix. Perumpamaan MTA ialah seperti jasa pengiriman surat seperti kantor pos, Tiki, DHL. Ketika seseorang mengirim email maka sebenarnya ia telah mengontak port 25 untuk mengirimkan email kepada recipient. User mengirim email dapat menggunakan berbagai macam cara. Secara umum user menggunakan yang disebut MUA (Mail User
Agent).

B.contohnya
1.Microsoft Outlook,
2.Kmail,
3.Eudora Mail,
4.pine,
5.Evolution.

V.SNMP(Simple Network Management Protocol)

A.pengertian
Protokol manajemen jaringan sederhana (bahasa Inggris: Simple Network Management Protocol ;SNMP) merupakan protokol standard industri yang digunakan untuk memonitor dan mengelola berbagai perangkat di jaringan Internet meliputi hub, router, switch, workstation dan sistem manajemen jaringan secara jarak jauh (remote). Baru-baru ini (pertengahan Februari 2002) Oulu University Secure Programming Group, sebuah group riset keamanan jaringan di Finlandia, telah menemukan adanya kelemahan pada SNMP v1.
Kelemahan tersebut memungkinkan seorang cracker memasang back door pada peralatan yang menggunakan SNMP v1 sehingga bisa menyusup ke jaringan dan melakukan apa saja terhadap jaringan. Kelemahan ditemukan pada SNMP trap and request facilities yang memungkinkan penyusup memperoleh akses ke dalam sistem yang menjalankan SNMP dan melakukan serangan Denial of Service (DoS) yang membuat sistem tidak berfungsi (down) atau tidak stabil.

SNMP v1 telah dipakai sejak awal tahun 1980-an. Terdapat berbagai usaha untuk memperbaiki standard SNMP yaitu dengan munculnya SNMP v2 dan SNMP v3 pada tahun 1998. Namun usaha ini tidak begitu berhasil. Sebagian besar jaringan saat ini masih menggunakan SNMP v1.
Masalah ini cukup merepotkan karena tidak hanya menyangkut satu jenis peralatan dari satu vendor melainkan menyangkut perangkat dari berbagai banyak vendor sehingga diperlukan patch/update dari berbagai vendor yang peralatannya menggunakan SNMP v1.
Untuk mengatasi kelemahan pada SNMP ini CERT Coordination Center, suatu pusat pengembangan dan riset keamanan Internet, merekomendasikan untuk sementara menutup jalan masuk (ingress filtering) trafik SNMP pada port 161/udp dan 162/udp. Jika hal ini tidak mungkin dilakukan, CERT menyarankan untuk membatasi trafik SNMP hanya pada Virtual Private Network (VPN) atau mengisolasi sistem manajemen jaringan dari jaringan publik. Penutupan port dilakukan sementara sambil menunggu dikeluarkannya pacth/update dari pihak vendor yang membuat perangkat yang menggunakan SNMP v1 tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: